Ketua DPW ipji kepri angkat bicara perihal kisruh li Claudia vs wartawan



BATAM — Pernyataan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang dinilai sejumlah wartawan bernada mengintimidasi terhadap media dan jurnalis menuai respons. Forum Barisan Perlawanan Wartawan Kota Batam dijadwalkan menggelar aksi damai pada Kamis, 03 September 2026.


Ketua DPW Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kepri, Ismail Ratusimbangan, menyatakan dukungan terhadap aksi tersebut. Ia juga mengimbau jajaran pengurus DPW IPJI Kepri untuk turut menyampaikan aspirasi bersama para wartawan.


Menurut Ismail, polemik tersebut seharusnya menjadi pembelajaran bagi setiap pejabat publik agar mengedepankan etika, kesantunan, serta kehati-hatian dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik.


“Hendaknya ini menjadi pelajaran, terutama untuk Li Claudia Chandra sebagai orang nomor dua di Kota Batam. Sebab, ini merupakan yang kedua kali dilakukan terhadap masyarakat. Jadi menurut saya, ini bukan sekadar kekeliruan, melainkan kesombongan,” ujar Ismail.


Ia menegaskan, kebebasan menyampaikan pandangan tidak boleh mengabaikan persoalan marwah dan profesionalitas pers.


“Siapapun boleh berpandangan dan berpihak kepada siapapun. Tetapi persoalan ini perlu dipahami karena menyangkut marwah profesi,” pungkasnya.


Ismail berharap aksi damai tersebut dapat menjadi ruang untuk mencari titik temu antara wartawan dan Li Claudia Chandra sekaligus mendorong komunikasi yang lebih sehat antara pejabat publik dan insan pers.


“Saya bersama pengurus DPW IPJI Kepri akan turun ke jalan untuk ikut serta dalam aksi damai tersebut,” pungkasnya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama