BATAM — Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan DPRD Batam diminta tidak terburu-buru mencari objek pajak baru. Pemerintah justru perlu membenahi dan memaksimalkan penerimaan dari sektor pajak yang sudah ada.
Ketua Umum Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan menilai masih terdapat sejumlah sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama bertahun-tahun belum mencapai target.
“Jangan berpikir mencari objek pajak baru. Pajak yang ada saat ini saja belum maksimal. Ini yang harus dikaji, di mana letak kebocorannya dan apa yang menyebabkan target tidak tercapai,” ujar Ismail.
Ia menyoroti sektor retribusi parkir yang dinilai masih jauh dari target. Begitu juga sektor pariwisata, khususnya pajak tempat hiburan malam (THM), yang terus berkembang namun perlu dievaluasi apakah penerimaannya sudah sesuai dengan potensi di lapangan.
“Kalau sektor yang sudah ada dibenahi secara total dan kebocoran penerimaan ditutup, bukan tidak mungkin PAD Batam bisa melampaui target,” tegasnya.
Menurut Ismail, sektor lain seperti persampahan dan industri juga perlu diaudit dan dievaluasi agar potensi PAD tidak terlewat.
Ia meminta Pemko dan DPRD Batam memprioritaskan optimalisasi serta pengawasan terhadap sumber PAD yang sudah ada sebelum membahas wacana penambahan objek pajak baru, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Posting Komentar